Postingan

Jika Cemas Saat Membuka Diri

 Bismillah  Perasaan sesak, khawatir, dan tidak nyaman setelah menunjukkan sisi rentan kita—baik melalui tulisan maupun ucapan—adalah reaksi psikologis yang sangat manusiawi. Hal ini sering disebut sebagai "Vulnerability Hangover" (perasaan tidak nyaman setelah membuka diri). ​Berikut adalah beberapa kemungkinan mengapa hal itu terjadi dan apa yang sebenarnya sedang dialami: ​1. Mekanisme Pertahanan Diri yang Aktif ​Sejak kecil, kita secara tidak sadar membangun "perisai" untuk melindungi diri dari penilaian orang lain. Ketika Anda berbagi tulisan tentang diri sendiri atau mengutarakan perasaan, Anda baru saja melepaskan perisai tersebut. ​ Tandanya: Pikiran mulai membayangkan skenario terburuk, seperti "Apa mereka akan menghakimi saya?" atau "Apakah saya terlalu berlebihan?". ​2. Rasa Takut akan Penolakan atau Stigma ​Perasaan sesak itu sering kali berasal dari ketakutan bahwa kejujuran Anda akan mengubah cara orang lain memandang Anda...

Tawakal kepada Allah

 Bismillah... Hari ini, Rabu 6 Mei 2026 jadwal liqo pekanan dilaksanakan. Hari ini berbeda dengan hari biasanya. D'Zaid sebelum berangkat rewel dan sulit dibujuk untuk siap-siap.  Pukul 10.00 agenda liqo dijadwalkan, namun saya dan suami harus membeli dulu snack, susu dan biskuit D Zaid agar ditempat kegiatan dia lebih tenang. Bersyukurnya, saat naik motor dia langsung diam dan bahkan tertidur. Meskipun setelahnya masih rewel untuk beberapa kondisi. Saat berangkat dari rumah menuju toko Snack terdekat, saya teringat tablet tertinggal di rumah. Lokasi detail tempat kegiatan hanya ada di tablet tersebut. Saat itu, suami juga ada jam mengajar, dan jika harus kembali kerumah akan membuat suami jadi lebih terlambat tiba di kampus. Saat itu diam sejenak, tak mengucapkan satu katapun agar tidak menjadi masalah. Lalu dapat Taufik dari Allah untuk berdoa dalam hati, "Bimillahitawakaltuallalallah. Ya Allah hamba tawakal kepadaMu agar bisa sampai di tempat liqo". Saat itu sempat sal...

Kontemplasi sebelum tidur

 Bismillah.. Kembali tersadar, bahwa satu kunci agar masalah dunia yg remeh temeh ini tidak masuk dalam hati. Kuncinya yakni ingat kehidupan setelah kematian. Kita dibenci. Maafkan saja. Karena dihari penghisaban nanti, keadaannya berattttttt. Jadi maafkan saja siapapun untuk memudahkan kita dihari penghisaban. Kalau kita iri sama yg orang lain miliki. Ingatttt lagi. Bahwa saat meninggal, yg kita "irikan" pada orang lain itu tidak bisa dibawa mattttti. Kecuali iri pada orang yg beramal shaleh ( bertaqwa ) yg dengan perasaan iri itu kita mendorong diri agar berjuang jg melakukan amal shaleh.  Jadi teringat pernyataan Gus Baha. Beliau itu sebelum tidur banyak banget ritualnya. Mengapa? Karena saat menuju tidur itu adalah saat menuju kematian. Bayangkan, tiap hari Gus Bawa berdoa, berzikir sebelum tidur tiap malam dan ingat mati. Pantesan beliau legowooooo banget, sederhana banget dalam hidup karena beliau ingat pemutus kenikmatan yaitu MATI. Jadi teringat sabda Rasullullah Saw,...

Adekk

Gambar
  Bismillah..  Dear, Anakku sayang Muhammad Zaid Al-Muthohhar.  Hadirmu adalah yg pernah kami impikan.  Hadirmu sungguh berharga dalam hidup kami.  Nak, mama masih ingat diruang bersalin kala itu. Setelah kita sama-sama berjuang, mama melihat adek begitu berbinar matanya melihat disekeliling. Matamu, hidungmu, pipimu, telingamu, dan seluruh bagian tubuh adek adalah hal berharga yg mama lihat. Kamu Allah hadirkan di bumiNya dengan raga yg sempurna atas kesempurnaanNya. Sejak saat itu mama melihat, jika di dalam kandungan mama masih menerka-nerka bagaimana kamu, saat ini ketika di dunia mama melihatmu langsung, dalam jiwa dan raga yg utuh.  Maka, sebagaimana kau lahir dalam keadaan fitrah. Semoga Mama dan Teta, Allah tolong selalu untuk membersamaimu dalam menjaga, merawat dan menumbuhkan fitrah dalam dirimu. Aamiin.  Nak, InsyaAllah 3 Maret 2026 Adek Zaid sudah tidak "Nenen" lagi sama Mama.  Sejak beberapa hari lalu. Mama mulai 'mellow'. D'Zaid aka...

Kontemplasi [1]

Bismillah.  Kemarin sempat terpikir tentang jalan juang.  Rasanya ga nyangka aja sudah di fase ini. Dengan amanah, peran dan segala macam karunia yg Allah beri.  Ada banyak hal yg aku coba renungkan.  Pertama, tentang 'sesuatu yg aku cari". Dengan peran, karir yg aku jalani ini "apasih sebenarnya" hal esensial yg aku anggap penting dan perlu aku kejar?  Ini menjadi perhatian besar ku beberapa hari ini. Setelah melewati dinamika sosial. Setelah bertemu dengan berbagai macam jenis manusia.  Aku kembali disadarkan pada suatu kenyataan. Bahwa yg perlu kita terus perkuat itu adalah fondasi dalam diri kita. Terus belajar. Hadapi sesuatu yg membutmu tidak maju. Karena pada akhirnya, saat eksternal kita berubah-rubah. Jiwa kita tetap tenang. Pikiran kita tetap jernih. Dan kita kokoh untuk bertahan menggapai apa yg kita sejak awal dituju dalam perjalanan ini.  Rido, Allah.  Ini cukup menjadi muara segalanya. Mencari rido Allah dengan segala yg kita jalani....

Hanya Allah yg tak pernah menyakiti

 Hanya Allah yg tak pernah menyakiti.  09/10/23

Dear Al-Qur'an

 Bismillah Dear Al-Qur'an.. Dikau apa kabar? Aku rindu... Aku rindu dengan semua tentangmu. Apa kau ingat? Saat tiada seorangpun yg membuat hati lapang. Hanya bersama denganmu semua terasa lapang.  Apa kau ingat? Saat tiada yg bisa membuat diri bahagia. Hanya engkau yg Allah izinkan untuk bisa membahagiakan diri ini. Dear Al-Qur'an. Maaf jika aku menjauh darimu. Dear Al-Qur'an. Maaf jika aku tak sedekat dulu denganmu. Dear Al-Qur'an. Maaf jika aku terlalu asik dengan yg lain ketimbang dirimu. Dear Al-Qur'an. Sudikah kau ingin bersanding lagi bersamaku? 

2022

 Bismillah.. Januari-Februari-Maret-April-Mei  Tersisa 7 Bulan lagi tahun 2022 30 30 30 30 30 30 30 ____+ 210 (-110) Dear, manusia. Wahai diri yg telah Allah beri gelar menjadi manusia. Sudahkah, dirimu lebih baik? Tidak terasa, sudah 5 bulan kau habiskan waktumu dalam tahun 2022 ini. Dari 5 bulan itu, apa yg berhasil kau capai ?adakah peningkatan kebaikan pada karaktermu? Tenang, jika blm ada, maka tetaplah berprasangka baik, sebab Allah akan bantu jika kamu mau berusaha. 💕

Sabar dulu aja. pasti ada hikmahnya

 Bismillah... Hari ini alhamdulillah Allah izinkan menunggu bus lebih lama dari hari sebelumnya. Entah di terminal satu, atau dua.  Lamaaa, sangat lamaaa. Tapi, nikmat jika mengambil pikiran baik ditengah kesulitan yang terlihat. "Pasti Allah ngasih hikmah", gumam dalam hati. Ternyata sangat-sangat benar. 1. Ternyata saat di bus, ada seorang ibu yang memerlukan bantuan untuk dibersamai 2. Ditengah jalan, melihat ada bapak-bapak memiliki maaf cacat fisik. Maksudku menuliskan ini bahwasanya, ternyata keadaan yang sekarang sedang saya jalani adalah hal yang sangat terbaik dibandingkan dengan yang saya lihat dalam diri orang lain. Dan aku juga melihat ada seorang perempuan yang Allah izinkan menghadapi kelainan dalam dirinya, dan lagi-lagi keadaan ku ini sudah seharusnya menjadi hal yang paling dan seharusnya aku syukuri.  Alhamdulillah.... sekarang, hikmahnya. Tinggal bersabar saja, sabar saja dengan hal baik. sabar saja menjaga hal baik. sabar saja menunggu hal baik dalam t...

Kenapa Ummat Islam Malas?

   Bismillah.. Mental Pemalas dan Mental Menjadi Budak itu dibentuk oleh diri sendiri (manusia) tersebut. Jika melihat contoh bagaimana Rasulullah Saw dan sahabat-sahabatnya. Mereka adalah orang yang ibadahnya sangat produktif, tetapi tidak malas dalam melakukan ibadah sosialnya (Ghairu Maghdah). Pertanyaanya kini adalah: apa yang salah dari ummat (diri kita) saat ini? Yang mengaku meyakini Allah, sangat senang ibadah dan melakukan ketaatan, tapi sangat malas untuk berbuat atau melaksanakan kewajiban (tugas-tugas) dunia yang dapat menjadi jalan kebaikan? Karena jika melihat aspek amalan diri (manusia) tersebut, begitu sangat mirip seperti jenis-jenis ibadah yang pernah dilakukan oleh Rasulullah Saw dan sahabat-sahabatnya, namun kenapa beliau-beliau dapat profuktif dalam urusan dunia dan akhirat, sementara diri kita (manusia) fokus ke ibadah maghdah (ibadah yang berkaitan langsung dengan Allah), dan sangat malas melakukan ibadah gairu magdah (ibadah sosial)? Kenapa hal ini da...

Cerita Meira #parta1 #cintaNya menjadi syarat #part1

Gambar
 Bismillah Sejak menjalani perkuliahan masternya di Negeri Jiran Malaysia, Meira merasa waktu dan kesempatan yang dia jalani hampir mirip dengan study plan yang dia tulis ketika mengikuti seleksi beasiswa di provinsinya. Dia lebih aktif dalam Persatuan pelajar Indonesia, yang memang saat itu, perkuliahan dirinya tidaklah banyak. Hanya beberapa matkul yang akan ia coba pelajari di 3 semester (satu tahun setengah) kesempatan belajar yang diberikan kepadanya.  Singkat cerita, Meira mulai melakukan Refleksi. Atas sikapnya selama ini yang kadang jauh dari kata Ideal. Tidak ideal menurut seorang Meira adalah: ketika dia malas tidak mau belajar, keadaan tidak ideal menurut seorang Meira adalah ketika dia tak bisa berkontribusi banyak ditempat dimana dia berada. Ketidak idealan menurut Meira adalah saat dirinya terlalu menikmati zona nyaman ketika kuliah namun tidak bisa mengahasilkan satu karyapun untuk dirinya maupun untuk ummat. Meira memang selalu tak pernah alpa memikirkan diriny...

Ruang bercerita #1

Gambar
 Bismillah Untuk jiwa yang mulai merasa tak pernah berjuang. Mari sudahi sikap dan rasa itu. Karena kedudukan disisiNya, dicinta olehNya, tidak didapat dengan jalan yang  menyenangkan tetapi juga penuh tantangan dalam wujud godaan (godaan untuk rebahan,  mageran dan lain sebaginya). Mari lanjutkan perjuangan disamudera yang bernama ilmu pengetahuan. Segera perbaiki niat dan mulai bangun tekad. Karena insyaAllah dengan modal tersebut, semoga Allah memberikan janjiNya untuk setiap hamba bahwa "Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, jika kaum tersebut tak mengubah yang ada dalam dirinya".  Ayo melangkah lagi, sudah lama Kamu tidak berjuang lagi dan hanya hidup didalam kehaluanmu.  Bahtera, Selangor Malaysia 4 Januari 2021

Pertanyaan, pernyataan, dan perenenungan #Ruangan Pemikiran 1

Gambar
  Bismillah.. Ruang pemikiran ku kali ini ingin kembali mengingat kesempatan mengisi webinar yang diadakan oleh himpunan mahasiswa program studi PPKn Universitas Mataram 2020. Sebuah acara yang dihadiri oleh mahasiswa master dan PhD  Indonesia yang berkualiah di  beberapa negara di dunia.  Ketika dihubungi oleh dosen sekaligus pemimbing akademik saya ketika S1 PPKn FKIP Universitas Mataram (yakni Bapak Dr. Edy Herianto), dalam diri sebenarnya memiliki banyak keraguan, terlebih pengetahuan saya yang masih sangat minim, bahkan belum seberapa dibandingkan dengan pemateri lainnya. Tapi saya teringat, bahwa salah satu target (impian) saya ditahun 2020 adalah; menjadi pemateri (narasumber) di event internasional. Qadarullah, meskipun webinar ini tidak secara mutlak dikatakan webinar internasional, namun menurutku ini menjadi jalan Allah untuk mulai mengajarkan kepada diri agar mau belajar lebih baik lagi dari hari, waktu, dan pengalaman sebelumnya. Alhamdulilah, melalui ka...

Everything will be alright

 Bismillah   Don't compare your life, your accomplishments with the lives and achievements of others.   If you are grateful, Allah will give you more   Match is one of sustenance, if sustenance is not there yet, then do not despair, respect and enjoy first the sustenance that Allah has given. sustenance for example to continue the study   If you make a lot of mistakes, it means you talk a lot, do little, play a lot, learn a little     Why you have not achieved anything in life? because you don't focus on the trip   Dear, i am. You have to be excited, because maybe Allah is providing the most beautiful gift for you    Allahuakbar, lailahaillah, bissmikahi tawakkaltu Allah, lahaula wala kuwata, illah billah, hil alii hil aaziimm,   19/10/20 

Ketulusan

 Bismillah .. Sejak semalam, rasanya ingin tidur dikamar yep. Ya, sahabat saya yuniar. Kami saat ini sedang sama-sama belajar di Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia. Singkat cerita, malam tadi saya datang ke kamarnya tanpa membawa selimut. Ya, saya datang, kemudian tidur di salah satu kasur teman kami yang tidak digunakan di kamarnya. Saya sembari mendengar ceramah tetidur, yaaa saya akhirnya tidur di kamarnya.  Malam itu nyamuk begitu ingin menjadikan saya targetnya. Karena saya tidak membawa selimut, saya akhirnya dikerumuni oleh nyamuk-nyamuk itu. Tahukah kamu apa yang terjadi? Yuniar mengolesi cairan di ujung kaki, bahkan tangan saya (kalau tidak salah), setelah itu dia menyelimuti temannya satu ini (yang kadang ngeyel :D)  Malam ini ternyata teulang kembali, setelah sebelumnya hal itu hanya dilakukan oleh nenek ataupun kakek saya di rumah :) Yuniar memang Allah izinkan diberikan perasaan tulus itu untuk saya. Ketika saya berhasil menjadi sesuatu, mendapat se...

Kebahagiaan

 Bismillah... Alhamdulillah... malam ini  salah seorang teman yang tidak pernah saya temui sebelumnya memberi kabar tentang project yang tempo lalu ia laksanakan dan sukses.  Hamid adalah salah seorang teman dunia maya. Saya tidak pernah berjumpa dengannya sama sekali. Tapi karena project kebaikan yang ia laksanakan bersama seorang sahabatnya. Kami akhirnya juga saling berkawan. Malam ini sejujurnya ada kebahgiaan tersediri. Bahagia, bahwa diujung pelosok sana orang-orang yang selama ini sangat sulit melaksanakan solat berjamaah, kini sedang merasakan nikmatnya salat berjamaah. Ini adalah project kebaikan dari Hamid dan juga Egy. Dua orang ini sejujurnya sama sekali bukan kawan saya di kampus, organisasi, bahkan beasiswa. Tidak sama sekali. Kami hanya saling tahu lewat dunia maya. Meskipun Egy sendiri pernah saya jumpai (secara tidak sengaja) ketika saya diundang dalam kegiatan seminar international UNS (Dan beliau menjadi moderator), tapi saat itu dia tidak mengenali say...

Kembali

  Bismillahirrahmanirrahiim..   Allah memberikan pembelajaran. Bahwa setiap manusia memiliki kisah dan cerita masing-masing J Disetiap sin ceritanya ketika kita dekat denganNya, akan selalu dibantu, ditolong, bahkan ditemani. Juga informasi lainnya adalah, saat kita salahpun, kemudian kita memohon ampun dengan tulus karena ingin berubah menjadi lebih baik. Justru Allah malah sayang, senang, sementara kesalahan yang kita lakukan diampuni. Malam ini saya bertemu kembali dengan Neli. Teman yang pernah satu tempat belajar denganku. Ditahun 2017 kala itu. Neli menjadi teman baikku. Tapi kami berpisah setelah kami tidak lagi satu tempat belajar. Neli bercerita pada pertemuan kami malam ini, bahwa orang tuanya (bapak) telah meninggal pada 2018 lalu. Dia wanita yang kuat. Dialah yang merawat Sang Bapak setelah ibunya meninggal dunia. Neli adalah seorang teman yang memang tidak pernah menyerah akan keadaan diri dan hidupnya. Neli adalah sosok yang ingin terus tumbuh. Dia ...