Postingan

Berbagi Pengalaman

Kontemplasi sebelum tidur

 Bismillah.. Kembali tersadar, bahwa satu kunci agar masalah dunia yg remeh temeh ini tidak masuk dalam hati. Kuncinya yakni ingat kehidupan setelah kematian. Kita dibenci. Maafkan saja. Karena dihari penghisaban nanti, keadaannya berattttttt. Jadi maafkan saja siapapun untuk memudahkan kita dihari penghisaban. Kalau kita iri sama yg orang lain miliki. Ingatttt lagi. Bahwa saat meninggal, yg kita "irikan" pada orang lain itu tidak bisa dibawa mattttti. Kecuali iri pada orang yg beramal shaleh ( bertaqwa ) yg dengan perasaan iri itu kita mendorong diri agar berjuang jg melakukan amal shaleh.  Jadi teringat pernyataan Gus Baha. Beliau itu sebelum tidur banyak banget ritualnya. Mengapa? Karena saat menuju tidur itu adalah saat menuju kematian. Bayangkan, tiap hari Gus Bawa berdoa, berzikir sebelum tidur tiap malam dan ingat mati. Pantesan beliau legowooooo banget, sederhana banget dalam hidup karena beliau ingat pemutus kenikmatan yaitu MATI. Jadi teringat sabda Rasullullah Saw,...

Adekk

Gambar
  Bismillah..  Dear, Anakku sayang Muhammad Zaid Al-Muthohhar.  Hadirmu adalah yg pernah kami impikan.  Hadirmu sungguh berharga dalam hidup kami.  Nak, mama masih ingat diruang bersalin kala itu. Setelah kita sama-sama berjuang, mama melihat adek begitu berbinar matanya melihat disekeliling. Matamu, hidungmu, pipimu, telingamu, dan seluruh bagian tubuh adek adalah hal berharga yg mama lihat. Kamu Allah hadirkan di bumiNya dengan raga yg sempurna atas kesempurnaanNya. Sejak saat itu mama melihat, jika di dalam kandungan mama masih menerka-nerka bagaimana kamu, saat ini ketika di dunia mama melihatmu langsung, dalam jiwa dan raga yg utuh.  Maka, sebagaimana kau lahir dalam keadaan fitrah. Semoga Mama dan Teta, Allah tolong selalu untuk membersamaimu dalam menjaga, merawat dan menumbuhkan fitrah dalam dirimu. Aamiin.  Nak, InsyaAllah 3 Maret 2026 Adek Zaid sudah tidak "Nenen" lagi sama Mama.  Sejak beberapa hari lalu. Mama mulai 'mellow'. D'Zaid aka...

Kontemplasi [1]

Bismillah.  Kemarin sempat terpikir tentang jalan juang.  Rasanya ga nyangka aja sudah di fase ini. Dengan amanah, peran dan segala macam karunia yg Allah beri.  Ada banyak hal yg aku coba renungkan.  Pertama, tentang 'sesuatu yg aku cari". Dengan peran, karir yg aku jalani ini "apasih sebenarnya" hal esensial yg aku anggap penting dan perlu aku kejar?  Ini menjadi perhatian besar ku beberapa hari ini. Setelah melewati dinamika sosial. Setelah bertemu dengan berbagai macam jenis manusia.  Aku kembali disadarkan pada suatu kenyataan. Bahwa yg perlu kita terus perkuat itu adalah fondasi dalam diri kita. Terus belajar. Hadapi sesuatu yg membutmu tidak maju. Karena pada akhirnya, saat eksternal kita berubah-rubah. Jiwa kita tetap tenang. Pikiran kita tetap jernih. Dan kita kokoh untuk bertahan menggapai apa yg kita sejak awal dituju dalam perjalanan ini.  Rido, Allah.  Ini cukup menjadi muara segalanya. Mencari rido Allah dengan segala yg kita jalani....

Hanya Allah yg tak pernah menyakiti

 Hanya Allah yg tak pernah menyakiti.  09/10/23

Dear Al-Qur'an

 Bismillah Dear Al-Qur'an.. Dikau apa kabar? Aku rindu... Aku rindu dengan semua tentangmu. Apa kau ingat? Saat tiada seorangpun yg membuat hati lapang. Hanya bersama denganmu semua terasa lapang.  Apa kau ingat? Saat tiada yg bisa membuat diri bahagia. Hanya engkau yg Allah izinkan untuk bisa membahagiakan diri ini. Dear Al-Qur'an. Maaf jika aku menjauh darimu. Dear Al-Qur'an. Maaf jika aku tak sedekat dulu denganmu. Dear Al-Qur'an. Maaf jika aku terlalu asik dengan yg lain ketimbang dirimu. Dear Al-Qur'an. Sudikah kau ingin bersanding lagi bersamaku? 

2022

 Bismillah.. Januari-Februari-Maret-April-Mei  Tersisa 7 Bulan lagi tahun 2022 30 30 30 30 30 30 30 ____+ 210 (-110) Dear, manusia. Wahai diri yg telah Allah beri gelar menjadi manusia. Sudahkah, dirimu lebih baik? Tidak terasa, sudah 5 bulan kau habiskan waktumu dalam tahun 2022 ini. Dari 5 bulan itu, apa yg berhasil kau capai ?adakah peningkatan kebaikan pada karaktermu? Tenang, jika blm ada, maka tetaplah berprasangka baik, sebab Allah akan bantu jika kamu mau berusaha. 💕

Sabar dulu aja. pasti ada hikmahnya

 Bismillah... Hari ini alhamdulillah Allah izinkan menunggu bus lebih lama dari hari sebelumnya. Entah di terminal satu, atau dua.  Lamaaa, sangat lamaaa. Tapi, nikmat jika mengambil pikiran baik ditengah kesulitan yang terlihat. "Pasti Allah ngasih hikmah", gumam dalam hati. Ternyata sangat-sangat benar. 1. Ternyata saat di bus, ada seorang ibu yang memerlukan bantuan untuk dibersamai 2. Ditengah jalan, melihat ada bapak-bapak memiliki maaf cacat fisik. Maksudku menuliskan ini bahwasanya, ternyata keadaan yang sekarang sedang saya jalani adalah hal yang sangat terbaik dibandingkan dengan yang saya lihat dalam diri orang lain. Dan aku juga melihat ada seorang perempuan yang Allah izinkan menghadapi kelainan dalam dirinya, dan lagi-lagi keadaan ku ini sudah seharusnya menjadi hal yang paling dan seharusnya aku syukuri.  Alhamdulillah.... sekarang, hikmahnya. Tinggal bersabar saja, sabar saja dengan hal baik. sabar saja menjaga hal baik. sabar saja menunggu hal baik dalam t...