Adekk

 




Bismillah.. 

Dear, Anakku sayang Muhammad Zaid Al-Muthohhar. 

Hadirmu adalah yg pernah kami impikan. 
Hadirmu sungguh berharga dalam hidup kami. 

Nak, mama masih ingat diruang bersalin kala itu. Setelah kita sama-sama berjuang, mama melihat adek begitu berbinar matanya melihat disekeliling. Matamu, hidungmu, pipimu, telingamu, dan seluruh bagian tubuh adek adalah hal berharga yg mama lihat. Kamu Allah hadirkan di bumiNya dengan raga yg sempurna atas kesempurnaanNya. Sejak saat itu mama melihat, jika di dalam kandungan mama masih menerka-nerka bagaimana kamu, saat ini ketika di dunia mama melihatmu langsung, dalam jiwa dan raga yg utuh. 

Maka, sebagaimana kau lahir dalam keadaan fitrah. Semoga Mama dan Teta, Allah tolong selalu untuk membersamaimu dalam menjaga, merawat dan menumbuhkan fitrah dalam dirimu. Aamiin. 

Nak, InsyaAllah 3 Maret 2026 Adek Zaid sudah tidak "Nenen" lagi sama Mama. 
Sejak beberapa hari lalu. Mama mulai 'mellow'. D'Zaid akan mulai belajar mandiri tanpa nenen lagi. D'Zaid sudah tak lagi memerlukan Air Susu Mama, untuk kesehariannya. Tapi tahukah Dede? 

Meskipun Dd sudah tidak lagi minum ASI mama. Tapi kasih sayang Allah, InsyaAllah akan terus Dd rasakan lewat bentuk dan cara yg lain. Adek tidak kehilangan Asi Mama. Adek hanya diberi Allah keluasan rezeki dalam bentuk yang lebih lebih luar biasa dari sebelumnya. 

Jangan khawatir. Kamu akan tetap merasakan kebahagiaan itu, kasih sayang itu, meskipun dalam cara dan bentuk yg berbeda. Adekkkk yukkk kita berjuang lagiiii. Untuk fase tumbuh kembang adek yg lebih hebat dari sebelumnya. InsyaAllah. With love, Your beautiful Mom😘🥰☺





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tradisi "SALAMA LOKO" dalam pandangan asas Religio Magis Suku Mbojo

MENELIK ASAS KOMUNAL PADA TRADISI MASYARAKAT SUKU MBOJO

"SAMBORI" DALAM HARMONI